Category: Mantra & Ajian Ilmu Gaib



-berbahaya,jika dalam 8 hari tak disembuhkan maka korban minta dikawini,karena selam 7 hari korban merasa enaknya bersetubuh dalam mimpi bersama pengirim mantra.

Tatacara:
“ambil tanah bekas ijakan kaki orang yang di tuju dan rendam dalam air.lalu ambil tebu item dan dibentuk seperti patung kemudian siram dengan air tanah bekas diinjak calon korban.

*Tepat jam 12 malam baca mantra sambil mengusap patung tebu item itu dengan membayangkan wajah orang itu.

*Mantra yang di baca*
“Dewa mambang dewa hutan,kekasih hati orang bunian,malam ini aku rindu, gelutkan berahi si….(sebut nama orang itu) agar tak tidur tujuh malam, daun sirih daun tengkawang, kalau si….(nama orang itu)suka menyirih suka menerawang, maka sampaikan hasrat birahiku padanya malam ini juga. kalau tak sampai ku laporkan pada dewa mampang, si…..(nama orang itu) di baca 3x.


Alam permanis
-semua di bawah ini diamal sebelum jalan(bila-bila boleh mandi tak kira siang dan malam)
-semua bacaan di bawah ini di rapal untuk dibuat mandi.
-semua bacaan di baca 3x. 1x kali(dalam keadaan tahan nafas) lepas tu hembus keair dalam gayong kemudian siram dari atas kepala kemudian di ulangi sampai 3x. itu sahaja.
-ada pelabagai jenis palmanis ingin kita kongsi bersama..kalau yakin insya Allah ia menjadi..tapi kalau untuk nafsu pasti tidak berjaya..

1. Palmanis Cahaya

“ Bismillah Allah Huma Kulli Kumpayakum,
Tubuhku Cahaya Muhammad,
Palmanis mukaku latna batu manikam,
Tawalajum Nyawaku bagi bulan dan matahari,
Dan cahaya Nabi Abdullah Cahaya Mukaku.
Berkat laa ilaha illallah Muhammadur rasulullah”

2.Palmanis Muka

“Bismillahirrahmannirrahim
Palmanis mukaku mattu malikam
Ku seribu dua ribu aku pandang
Makhluk sekalian
Berkat laa ilaha illallah Muhammadur rasulullah”

3.Palmanis

“Bismillah air madduh nyawaku,
Mislah maka imanku,
Palmata tawta langkum,
Si guni langit maaripat Tuhanku
Berkat laa ilaha illallah Muhammadur rasulullah”

4.Palmanis

“Bismillahirrahmannirrahim
Eya anak buaya berdandan-dandan,
Tasik aku juga di pandang
Manis sahayaku sahaya Allah
Sahaya baginda Rasulullah
Berkat laa ilaha illallah Muhammadur rasulullah”

5.Palmanis Badan

“Bismillahirrahmannirrahim
Bismillah palmanis yusup
Fatimah jalia baranku,
Muhammad sahaya insuga,
Iss siu in nakita kaku inkatan nagila
Berkat laa ilaha illallah Muhammadur rasulullah”

6.Tilik Pugai

“Bismillahirrahmannirrahim
Salamku si gula-guli,
Saya teging mamila,
Paku las paku besi,
Puntal nat Di mandi jantung Si….(sebut namanya)
Kepadaku
Berkat laa ilaha illallah Muhammadur rasulullah

7. Palmanis Yusuf

“Bismillahirrahmannirrahim
Mandiku mandi lillah,
Mandi si amdullillah,
Pun-pun mandi, Mandi si amdullillah,
Permanis si yusuf, perkataan nabi Daud,
Ung Berkat laa ilaha illallah
Ung Berkat Muhammadur rasulullah


ilmu pelet tanah pasundan tepatnya dari sukabumi warisan keluarga
ilmu ini nggak perlu ritual puasa cuma sebelom baca kita pertama harus bismillah lalu syahadat, shalawatnabi,
lalu terakhir lahaola dan memohon allah meridhoi dan mengabulkan doa kita

baru kita baca lafadz
” uluk-uluk nabi daud yapatahu yarozaku silalajug siladeku sing tunduk ka awaking akmana,sukmana,bayuna,hate’na,ingetanana si [sebut nama target] bin [nama ayah target] ya rohmanu yarohimu “

Pelet sunda syarat puasa 3 atau 7 hari
sebelum puasa diwajibkan mandi keramas dengan niat nawaitu gusli liropil hadatsil akbari min jami’i badani fardhu lilla hita alla
lalu sehabis sahur baca niat puasa berikut ini
“abdi niat puasa sunat muasa’an kalimah ieu lafadznya bismillah ila ruhi khususon pijasadi (nama target ) binti ( nama ayah target) sing kapelet sing ka gendam hate’na,jasadna ku ngaran (sebut nama kita) bin(nama ayah kita) allahuma layin kolbaha kama layintal hadida lida ula allaihi sallam”

jangka 3 atau 7 poe selama puasa setelah shalat wiridkan lafadz tersebut sebanyaknya 3 asihan arjuna puasa 3 atau 7 hari syaratnya sama dengan yang diatas cuma waktu niat diganti dengan lafadz berikut ini :

“bismillah ancik-ancik kencana gumilang ciboke canting salaka halimah ngaranging uyah lewana ngaraning asem teka welas teka asih jangleng asih salirane arjuna telor asih sih asih (nama target) karaga badan awaking awaking raja asihan rep sumerep ka badan awaking awaking raja asihan”

Selamat Mencoba .. !!!


Siapa yg memiliki aji ini bila terluka maka luka2 nya akan segera hilang tanpa bekas,apabila terputus salah satu anggota badan nya akan ter sambung kembali tanpa bekas. Ajian ini juga dapat diamakan dengan ajian RAWA RONTEK yang sudah di putihkan aliran nya.

Mantra nya…

Bismillahirrohmanirrohim,
niyat ingsun amatek ajiku aji pancasona,
ana wiyat jroning bumi,
surya murub ing bantala,
bumi sap pitu,anelahi sabuwana,
rahina tan kena wengi,
urip tan kenaning pati,
ingsung pangawak jagad,
mati ora mati,

Tlinceng geni tanpa kukus,
ceng,…cleneng,
ceng,…cleneng,
kasangga ibu pertiwi,
tangi dewe,urip dewe aning jagad,
mustika lananging jaya,
hem,aku si pancasona,
ratune myawa sakalir.

Syarat untuk memiliki aji pancasona ini adalah sbb:

- Puasa sunnah senin dan kamis selama 7 bulan,setelah selesai 3 hari berikutnya dilanjutkan dengan puasa sunnah 40 hari (rutin selama 40 hari berturut-turut). Malamterakhir (hari ke-41 nya) tidak tidur selama 24 jam dalam keadaan suci dari hadast besar dan kecil.

- Selama puasa setiap selesai sholat fardhu membaca rapal ajian tsb 21 X.
- Selama puasa juga di wajibkan melaksanakan sholat hajat khusus dngn membaca ajian tsb 75 x selesai sholat nya. Dan sebelum melaksanakan sholat hajat ini juga di wajibkan untuk mandi keramas(mandi besar) yang air nya sdh diberi rapal tsb sebanyak 21 x.

- Setelah selesai mengerjakan puasa dari keseluhuhan nya di atas,untuk rutinitasnya amalan di atas harus dibaca 3x setipa selesai sholat fardhu.

SEMOGA BERMANFAAT.


Gunanya untuk mencakar nyawa atau jiwa musuh dalam perkelahian. Secara fisik luka tidak begitu parah, tetapi dalam jangka panjang akan merusak jiwa musuh yang sudah kena cakar. Dan perlu diingat, luka jiwa sangat sulit untuk disembuhkan jika dibandingkan dengan luka fisik.

Cara menguasainya:

Puasa 40 hari. Setiap bangun pagi sebelum makan sahur, sebelum sikat gigi, sebelum berkumur, sebelum meludah bacalah mantra ini 3x:

“Allahuma cakar nogo nggrawut nyawamu”

Setelah selesai membacanya, jilatilah ke-10 jari tangan anda dimulai dari jempol tangan kanan anda dan diakhiri pada jempol kiri anda.

Selain itu juga harus selalu memotong kuku karena tidak boleh memelihara kuku.


“Niyatingsun amatak ajiku si semar mesem, semar mesem siro sun kongkon lebonono si…(sebut namanya) kekepen angen-angene, gawenen welas asih maring aku, wewayanganku tansah cumanthel tan biso ilang seko netrane, teko welas teko asih si … (sebut namanya) andulu maring aku, asih kersaning Allah.”

Syarat: puasa 3 hari. Dilarang belajar ilmu terawangan/meraga sukma dan dilarang berkhayal yang bukan-bukan. Untuk menundukkan dan menumbuhkan rasa cinta di hati lawan jenis kepada kita.


Jika dikepung musuh dan tidak mungkin menang, bacalah:

Aji panglamporan
“Ingsun amatak ajiku si panglamporan, sakehing nabi wali jim peri perayangan widadara widadari wengakno lawang suwargo kang tundo pitu ingsun arep mblarat luwar, mblarat luwar kersaning Alloh.”
kemudian bacalah:

Aji welut putih
“Ingsun amatak ajiku si welut putih, crot mrocot jroning watu, mrocot kersaning Alloh.”
Kemudian larilah kemanapun yang kamu suka.
Lakune: Mutih 7 hari 7 malam, patigeni 1 hari 1 malam.


“Dzat sifatulloh, tinumbak tuno, sinuduk luput, Alloh ora katon.”

Syarat: Puasa Mutih 7 hari, pati geni 1 hari 1 malam. Dibaca saat mau berangkat perang.


Bila dibaca sekali, dipercaya setan akan takut, dibaca 2x maka setan tidak berani dekat2, bila dibaca 3x remuk badannya, dibaca 4x maka badannya akan sirna

Mantranya:
Bismilahirrohmanirrohim. Kulhugeni, bismillahirrohmanirrohim. Kul hu Allah hu ahad, kun fayakun, masa’ Allohu fadiru abada-abada.

Cara laku:
3 hari 3 malam pati geni, dimulai Selasa Kliwon. Mantra dibaca pagi dan sore 1x.


Agar terlihat berwibawa, ditakuti musuh. Musuh dibentak sekali akan terkencing2 dan lemas tidak berdaya.

Mantranya:
Ana kedawang, miber ing tawang alat-alat. Macam sewu ing mripatku, macam putih ing dhadhaku, gelap ngampar swaraku, durga mendhak kala mendhak. Teka kedhep teka wedi, teka asih mungsuhku, kodheng madep manut sakarepku. Kersaning Allah.

Cara laku:
Mutih 3 hari 3 malam, dilanjutkan patigeni sehari semalam. Dimulai hari Jum’at Pahing. Dibaca setiap pagi dan sore.

Cara pakai:
Mantra dibaca sekali ketika berhadapan dengan musuh.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.